THE COMPARATIVE STUDY OF FIQH SIYASAH WITH THE GENERAL PRINCIPLES OF GOOD GOVERNMENT IN INDONESIA

Prawitra Thalib, Bagus Oktafian Abrianto
  Arena Hukum, Vol 12, No 2 (2019),  pp. 215-234  
Viewed : 326 times

Abstract


Abstrak

Asas-Asas Umum Pemerintahan yang Baik saat ini menjadi salah satu dasar penilaian bagi hakim di Peradilan Tata Usaha Negara untuk menguji suatu tindak pemerintah tersebut mengandung unsur kerugian bagi masyarakat atau tidak. Adanya UU 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan telah memperluas kompetensi Peradilan Tata Usaha negara dimana obyek gugatan dalam PTUN tidak hanya KTUN (beschikking) akan tetapi juga tindakan faktual dari pejabat atau badan tata usaha negara. Dengan adanya perubahan UU No. 5 Tahun 1986 tentang Peradilan Tata Usaha Negara yaitu UU No. 9 Tahun 2004 dan UU No. 51 Tahun 2009 mempertegas keberadaan Asas-Asas Umum Pemerintahan yang Baik sebagai alasan menggugat di PTUN. Tidak bisa dipungkiri saat ini konsep hukum Islam banyak dipakai dan diterapkan dalam tindakan-tindakan hukum, baik dalam ranah hukum bisnis atau privat maupun hukum publik. Oleh karena itu maka konsep pemerintahan yang baik menurut Islam perlu dikaji secara mendalam, sering disebut dengan konsep fiqh siyasah. Penelitian ini ditujukan untuk meneliti perbandingan antara konsep Asas-Asas Umum Pemerintahan yang Baik di satu sisi dengan konsep fiqh siyasah di sisi yang lain.

 Abstract

The General Principles of Good Government are currently one of the assessment bases for the judges in the Administrative Court to examine whether or not actions of the government contains the elements of harm for the community. The existence of Law No.30 of 2014 on Government Administration has expanded the competence of The Administrative Court (PTUN) in which the object of lawsuit in the Administrative Court is not only the Decisions of Administrative (beschikking) but also factual action from official or administrative institutions. With the amendment of Law No.5 of 1986 on the Administrative Court namely Law No. 9 of 2004 and Law No.51 of 2009 affirms the existence of The General Principles of Good Government as one of reasons to sue in the Administrative Court. It is inevitable today that the concept of Islamic law is widely used and applied in legal actions, whether in the realm of business law, private law or public law. Therefore, the concept of good government according to Islam needs to be studied further, often referred to as the concept of fiqh siyasah. This study is aimed to examine the comparison between the concept of The General Principles of Good Government with the concept of fiqh siyasah.


Keywords


General Principles of Good Government; Fiqh Siyasah; Administrative Court; Islamic Law.

Full Text:

PDF

References


Books

al-Zuhaili, Wahbah. al-Fiqh al-Islami wa Adilatuhu Jilid I. Beirut: Dar al-Fikr, 1993.

Hadjon, Philipus, et.al. Pengantar Hukum Administrasi Indonesia. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press, 1997.

Muthahhari, Murtadha. Keadilan Illahi, Bandung: Mizan, 1992.

Pulungan, J. Suyuthi. Fiqh Siyasah. Jakarta: Rajawali, 1994.

Rahardjo, Satjipto. Negara Hukum yang Membahagiakan Rakyatnya cet.II, Yogyakarta: Genta Publising, 2009.

Iksan Komputer. (2020). Iksan Komputer. [online] Available at: https://www.iksankomputer.web.id/ [Accessed 13 Jan. 2020].

Thalib, Prawitra. Syariah : Konsep dan Hermeneutika. Surabaya: SHAREAT FH UNAIR kerjasama dengan Lutfansah Mediatama, 2013.

Journals

Abd. Shomad, Trisadini P. Usanti dan Prawitra Thalib. “Financing Risk of Micro, Small and Medium Enterprses (UMKM) with Cooperation Patterns Between Islamic Bank and Baitul Maal Wa Tamwil (BMT)”. Jurnal Dinamika Hukum Vol. 17, No.1, (Januari 2017). DOI.10.20884/1.jdh.2017. 17.1.808.

Prawitra Thalib. “Appliation of Qowaid Fiqhiyyah in Contemporary Islamic Law”. Jurnal Yuridika Vol. 31, No. 1, (Januari 2016). DOI: 10.20473/ydk.v31i1.1958,p.108-120.

---------------------. “Pemahaman Terhadap Pemberlakuan Hukum Islam di Indonesia”. Jurnal Halu Oleo Law Review Vol. 2, No. 1, (Januari 2018): 371-386. http://ojs.uho.ac.id/index.php/holrev/article/view/4196/3259.

_____________. “Distinction of Charactersitics Sharia and Fiqh on Islamic Law”. Jurnal Yuridika Vol. 33, No. 3, (September 2018): 439-452 DOI: 10.20473/ydk.v33i3.9459.

____________,et.al.“Hisbah (Supervision) Application in Determining of Standardized Standard Akad Modes on Islamic Financial Institution in Indonesia”. Revista Publicando Vol. 5, No.18 (3), (December 2018): 185-198. https://rmlconsultores.com/revista/index.php/crv/article/view/1943.

Trisadini P. Usanti dan Prawitra Thalib.; “Asas Ikhtiyati Pada Akad Pembiayaan Mudharabah Di Lingkungan Perbankan Syariah”. Jurnal Yuridika Vol. 31, No. 2, (Mei 2016): 297-320. DOI : 10.20473/ydk.v31i2.5190.

Sugiharto, Hari and Bagus Oktafian Abrianto. “Perlindungan hukum Non Yudisial terhadap Perbuatan Hukum Publik oleh Pemerintah”. Jurnal Yuridika Vol. 33 No. 1, (Januari 2018): 41-72. DOI :10.20473/ydk.v33i1.7280.

Newspaper

“Hizbut Tahrir Tolak Kedaulatan Rakyat”. Koran Tempo, (August 13th 2007).

“NU Tolak Khilafah”. Kompas. (August 14th 2007).


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Arena Hukum

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.