PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP EKSPLOITASI EKONOMI ARTIS CILIK: STUDI KOMPARASI INDONESIA DAN AMERIKA SERIKAT

Authors

  • Nabiyla Risfa Izzati Universitas Gadjah Mada

DOI:

https://doi.org/10.21776/ub.arenahukum.2019.01201.9

Keywords:

Child Labour, Child Artist, Legal Protection

Abstract

Abstract The issue of child labour in Indonesian labour law is nothing new. However, children who work in the entertainment industry, or the so-called child artist, have never been seen as a social problem. Yet, many of the parents of these child artist make their children as a source of lucrative source of income by utilizing the talents and and interests possessed by their children. Not to mention the bitter fact that many these child artists have to give up education, time to play and rest, because of their busy work in the entertainment industry. Can this be categorized as a form of child exploitation, especially economic exploitation? This research discuss the legal protection of child artist in Indonesia, as well as the comparison with the United States.AbstrakIsu pekerja anak maupun anak yang bekerja dalam hukum ketenagakerjaan Indonesia bukan merupakan hal baru. Namun, anak-anak yang bekerja di industri hiburan, atau yang biasa disebut sebagai artis cilik, tidak pernah dilihat sebagai permasalahan sosial. Padahal, banyak juga orang tua artis cilik yang menjadikan anaknya sebagai sumber pendapatan yang menggiurkan dengan memanfaatkan bakat dan minat yang dimiliki oleh anaknya. Belum lagi fakta pahit bahwa banyak artis cilik yang harus merelakan pendidikan, waktu bermain dan istirahat, karena kesibukannya bekerja di industri hiburan. Apakah hal ini dapat dikategorikan sebagai bentuk eksploitasi anak, utamanya eksploitasi ekonomi? Penelitian ini akan membahas mengenai perlindungan hukum terhadap artis cilik di Indonesia, serta perbandingannya dengan Amerika Serikat. 

Author Biography

Nabiyla Risfa Izzati, Universitas Gadjah Mada

Labour Law Lecturer, Department of Civil Law, Universitas Gadjah Mada

References

Buku

Bass, Loretta, 2004, Child Labour in Sub-Saharan Africa, Lynne Rienne Publication.

Boomgaard, Peter, 1989, Children of the Colonial State, Population Growth and Economic Development in Java 1795-1880, Amsterdam: Free University Press.

Bourdillon, Michael, Debora Levison & William Myers, 2010, Rights and Wrongs of Children’s Work, Rutgers University Press

Hindman, Hugh D, 2009, The World of Child Labor: An Historical and Regional Survey, M. E. Sharphe Books.

Hobbs, Sandy, Jim McKechnie, Michael Lavette, 1999, Child Labor: A World History Companion, ABC-CLIO.

Murhaini, Suriansyah Murhaini, Manajemen Pengawasan Pemerintahan Daerah, Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

UNICEF-ILO, 1996, Children at Work, a Report Based On The ILO and

UNICEF Regional Training Workshop On Programmatic and Replication Issues Related To Child Labour and Street Children.

White, Ben White, 1994, Children, War, and ‘Child-Labor’: Changing Response to the Employment of Children, Hague: The Institute of Social Studies.

White, Ben Tjandraningsih, Indrasari, dan Haryadi Dedi, 1997, Child Workers in Indonesia, Hague: The Institute of Social Studies.

Hasil Penelitian/Jurnal

van Daele, Jasmien, 2005, “Engineering Social Peace: Network, Ideas, and the Founding of the International Labour Organizationâ€, International Review of Social History 50 (3).

Rahmiaji, Lintang Ratri, 2016, Komodifikasi Pekerja Anak di Industri Sinetron Indonesia (Naturalisasi Eksploitasi Pekerja Anak di Sinetron Raden Kian Santang), Disertasi, Universitas Indonesia, Depok.

Internet

Ahmad Rifqi Nurilmi, “Artis Cilik, Eksploitasikah?â€, http://www.hukumpedia.com/riefkhiemmc/artis-cilik-eksploitasikah, diakses pada 18 September 2017.

Damjan Stoganovski, “Coogan Act: Stopped parents of famous child actors seizing all the child moneyâ€, https://www.thevintagenews.com/2016/10/29/coogan-act-stopped-parents-of-famous-child-actors-seizing-all-the-childs-money/, diakses pada 17 September 2017.

Lintang Ratri, “Bintang atau Pekerja Cilikâ€, http://www.remotivi.or.id/amatan/363/Bintang-atau-Pekerja-Cilik, diakses pada 17 September 2017.

Peraturan Perundang-Undangan

Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan

Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2003 tentang Perlindungan Anak

Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2003 tentang Perlindungan Anak

Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran

Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 59 Tahun 2002 tetang

Rencana Aksi Nasional Penghapusan Bentuk-Bentuk Pekerjaan Terburuk Untuk Anak.

Peraturan Komisi Penyiaran Indonesia Nomor 02/P/KPI/03/2012 Tentang Standar Program Siaran

International Labour Organization C005-Minimum Age (industry) Convention, 1919 (No.5),

International Labour Organization C006- Night Work of Young Persons (Industry) Convention, 1919 (No. 6),

Child Labor Laws, State of California

California Child Actor’s Bill

Downloads

Published

2019-05-03

How to Cite

Izzati, N. R. (2019). PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP EKSPLOITASI EKONOMI ARTIS CILIK: STUDI KOMPARASI INDONESIA DAN AMERIKA SERIKAT. Arena Hukum, 12(1), 172–194. https://doi.org/10.21776/ub.arenahukum.2019.01201.9

Issue

Section

Artikel